Langsung ke konten utama

Model Pembelajaran Inovatif (1)

Dosen: Ibu Dra. Sri Muryati, M.Pd
Mata Kuliah Model Pembelajaran Inovatif
24 Oktober 2025

Pengertian Model Pembelajaran

Model pembelajaran dikembangkan terutama karena perbedaan individual siswa. Hal lain yang melatarbelakanginya juga meningkatkan motivasi belajar, karakteristik bahan pembelajaran.

Model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang melukiskan prosedur sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan. 

Dengan kata lain, model pembelajaran adalah prosedur atau pola sistematis yang digunakan sebagai pedoman untuk mencapai tujuan pembelajaran yang di dalamnya tercakup strategi, teknik, metode, bahan, media, dan alat penilaian.

Unsur Model Pembelajaran (Bruce Joyce dan Marsha Weil)

  1. Syntax: langkah-langkah operasional pembelajaran. 
  2. Social System: suasana dan norma yang berlaku dalam pembelajaran.
  3. Principles of Reaction: Bagaimana guru seharusnya memandang, memperlakukan, dan merespon siswa. 
  4. Support System: segala sarana, bahan, alat, atau lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran.
  5. Instructional dan Nurturant Effects: hasil belajar langsung sesuai tujuan dan hasil belajar di luar yang disasar. 

Model-Model Pembelajaran (Joyce dan Weil)

1. Model Interaksi Sosial

Model ini menitikberatkan pembelajaran pada keutuhan dibanding bagian-bagian (berdasar teori gestalt).

Aplikasinya dalam pembelajaran:

  • a. Siswa memiliki kemampuan insight yang merupakan keterkaitan unsur-unsur suatu objek. Guru dituntut mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah.
  • b. Kebermaknaan unsur-unsur terkait dalam objek menunjang pembentukan pemahaman. Konten yang dipelajari hendaknya memiliki makna bagi diri maupun kehidupan mendatang.
  • c. Perilaku terarah pada tujuan, karena pembelajaran memiliki harapan. 
  • d. Perilaku siswa terkait dengan lingkungan keberadaan siswa, materi hendaknya kontekstual.

Yang termasuk dalam model Interaksi Sosial:

  • (1) Investigasi kelompok 
  • (2) Pertemuan kelas
  • (3) Pemecahan masalah sosial atau sosial inkuiri
  • (4) Bermain peran
  • (5) Simulasi sosial

2. Model Pemrosesan Informasi

Model ini didasarkan pada teori piaget (teori kognitif) dan kemampuan siswa memroses informasi yang meliputi pengumpulan informasi, mengorganisasi data, memecahkan masalah, menemukan konsep, menggunakan simbol verbal dan visual. Tokoh model ini adalah Robert M. Gagne.

Pembelajaran terjadi proses interaksi internal dan eksternal yang menghasilkan hasil belajar berupa: informasi verbal, kecakapan intelektual, strategi kognitif, sikap, dan kecakapan motorik (Gagne).

Strategi pembelajaran yang termasuk model Pemrosesan Informasi:

  • (1) Berpikir induktif
  • (2) Latihan inkuiri (inquiry training)
  • (3) Inkuiri keilmuan
  • (4) Penemuan konsep
  • (5) Model pengembangan: berpikir logis, aspek sosial dan moral
  • (6) Advanced organizer
  • (7) Sinektik
  • (8) Penelitian ilmiah

3. Model Personal

Model ini bertitik tolak dari teori humanistik yang perhatian utamanya emosional siswa untuk mengembangkan hubungan yang produktif.

Tokoh dalam model ini adalah Maslow, Carl Buhler. Pembelajaran merupakan penciptaan kondisi agar siswa melakukan aktivitas belajar untuk mengembangkan diri secara emosional dan intelektual.

Strategi yang termasuk dalam Model Personal yakni:

  • (1) Pembelajaran non-direktif
  • (2) Latihan kesadaran
  • (3) Sintetik
  • (4) Sistem konseptual
  • (5) Pertemuan kelas

Rumpun model Modifikasi Tingkah Laku:

  • (1) Manajemen kontingensi
  • (2) Kontrol diri
  • (3) Relaksasi
  • (4) Pengurangan ketegangan
  • (5) Latihan asertif desensitasi
  • (6) Latihan langsung